
Kabupaten Tangerang,BERITALIPUTAN.ID— Memasuki peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2026, Kordinator Wilayah (Korwil) Pemuda Berdampak Kabupaten Tangerang, Riki Ade Suryana, menyampaikan pesan penting mengenai urgensi transformasi peran pemuda. Peringatan tahun ini dinilai memiliki arti strategis karena menjadi batu loncatan krusial (stepping stone) menuju perhelatan besar 1 Abad Sumpah Pemuda pada tahun 2028 mendatang.
Dalam pandangannya, semangat persatuan yang dikobarkan para pemuda pada tahun 1928 tidak boleh sekadar menjadi seremonial tahunan belaka. Tantangan zaman yang kian dinamis menuntut pemuda hari ini untuk bertransformasi dari sekadar agen perubahan (agent of change) menjadi motor penggerak solusi nyata di tengah masyarakat.
“Sumpah Pemuda 1928 adalah tonggak sejarah di mana perbedaan suku, bahasa, dan latar belakang dilebur menjadi satu tekad: Indonesia. Hari ini, menjelang satu abad usia sumpah tersebut, tugas kita bukan lagi merajut persatuan dasar, melainkan mengisi kemerdekaan dengan kerja-kerja kolaboratif yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Tangerang,” ujar Riki Ade Suryana.
Sebagai wilayah penyangga ibu kota yang mengalami pertumbuhan urbanisasi dan industri yang masif, Kabupaten Tangerang menyimpan potensi demografi pemuda yang luar biasa. Namun di sisi lain, berbagai tantangan sosial seperti kesiapan lapangan kerja, isu lingkungan, literasi digital, dan pemberdayaan ekonomi kreatif menjadi pekerjaan rumah bersama yang membutuhkan kehadiran pemuda garda terdepan.
Melalui jejaring Pemuda Berdampak, Riki menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemuda Kabupaten Tangerang agar mengambil peran aktif di berbagai sektor strategis:
1. Mendorong kemandirian ekonomi pemuda melalui pemanfaatan teknologi dan UMKM lokal.
2.Menginisiasi gerakan nyata pelestarian lingkungan serta kepedulian sosial yang berkelanjutan di tingkat akar rumput (grassroots).
3.Mempersiapkan generasi muda yang adaptif terhadap disrupsi teknologi dan siap bersaing di kancah nasional maupun global.
Menutup pernyataannya, Riki Ade Suryana mengajak seluruh elemen pemuda, organisasi kepemudaan, pemerintah daerah, dan sektor swasta di Kabupaten Tangerang untuk meleburkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Menuju 1 Abad Sumpah Pemuda di 2028, mari kita buktikan bahwa pemuda Kabupaten Tangerang bukan penonton,, melainkan penentu arah kemajuan bangsa. Pemuda hari ini harus berdampak, solutif, dan hadir sebagai solusi bagi persoalan umat dan daerah,” pungkasnya.







Tinggalkan Balasan