Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Breaking News
12:09
Advertisement

Buku Yang Mengguncang Dunia Dari Desa Hingga Ke Panggung Dunia

IMG 20261026 WA0265
Bagikan
Lihat Tersimpan
IMG 20261026 WA0262
Jafar

Medan, Beritaliputan.id  — Di tengah lautan buku yang hadir setiap harinya, ada satu karya yang berdiri sendiri, memecah kesunyian, dan menyentuh hati jutaan orang di seluruh penjuru negeri. Buku berjudul “Penemu Biofar SS — Anak Desa dari 70 Ribu Mendunia” bukan sekadar cerita hidup seseorang. Ia adalah cahaya yang membuktikan: mimpi terbesar pun bisa lahir dari tempat yang paling sederhana. Kini, buku yang telah viral ke seluruh Indonesia ini hadir secara spesial untuk meriahkan peringatan Dies Natalis ke-33 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara dengan tema: “33 and Beyond: Advancing Public Health for Global Impact“. Senin (26/10/2026).

Kisah di dalamnya telah menyebar bak api di padang rumput. Media sosial tak henti-henti membicarakannya. Ribuan ulasan bermunculan setiap harinya. Bahkan, Universitas Indonesia telah menggelar sesi khusus untuk membedah kedalaman makna dan pesan yang terkandung di dalamnya. Bukan tanpa alasan pembaca menemukan dirinya di setiap halamannya. Ia bukan kisah keberuntungan instan, melainkan bukti nyata bahwa kesuksesan adalah buah dari perjuangan yang sunyi, doa yang tak putus, dan keteguhan yang tak tergoyahkan.

Penulisnya, Muhammad Ja’far Hasibuan mahasiswa Gizi S2 FKM USU, adalah bukti hidup bahwa asal-usul tidak menentukan masa depan. Seorang anak desa yang merantau dengan saku berisi 70 ribu rupiah, kini namanya dikenal hingga ke mancanegara. Dan kini, sebagai mahasiswa S-2 Ilmu Kesehatan Masyarakat konsentrasi Gizi Kesehatan Masyarakat di FKM USU, ia hadir membawa karya tercintanya langsung ke lingkungan yang kini menempatkannya sebuah pertemuan yang sangat istimewa dan penuh makna di perayaan ulang tahun fakultas tercinta ini.

Kabar yang membuat pembaca bergegas: di toko-toko buku besar seperti Gramedia, file e-book-nya saja dijual Rp 100.000,- dan sering kali terjual habis dalam hitungan hari. Banyak yang kecewa karena kehabisan stok. Namun, ada kabar yang akan membuat siapa pun bergegas: di bazar perayaan Dies Natalis ke-33 FKM USU, dengan harga yang sama persis Rp 100.000,- kamu tidak hanya mendapatkan file e-book, tetapi buku fisik lengkap yang bisa kamu pegang, peluk, dan simpan selamanya, ditambah empat macam hadiah eksklusif yang tidak dijual di mana pun.

Paket hadiah tersebut dirancang khusus sebagai kenang-kenangan bermakna: sebuah buku catatan jilid spiral yang bisa menampung pemikiranmu, tas belanja kain ramah lingkungan yang mengingatkan kita pada keberpihakan pada alam, pulpen eksklusif untuk menulis jejak kesuksesanmu sendiri, dan botol air minum yang menjadi pengingat untuk terus menjaga semangat setiap hari. Semuanya bertanda tangan dengan cerita yang sama perjuangan yang berbuah manis.

Namun, di balik keindahan penawaran ini, ada satu hal yang harus kamu ketahui: kuota sangat terbatas. Hanya 200 orang pertama yang berhak membawanya pulang. Angka ini bukan tanpa alasan penulis ingin memastikan bahwa setiap pembeli benar-benar menghargai momen kebersamaan ini di Dies Natalis FKM USU. Setelah angka 200 tercapai, pintu penawaran akan ditutup, dan kemungkinan besar paket lengkap ini tidak akan pernah ditawarkan lagi di masa mendatang. Ini bukan taktik pemasaran ini fakta yang harus kamu ketahui sebelum terlambat.

Momen bersejarah ini akan berlangsung selama dua hari yang tak terlupakan:Rabu 28 dan Kamis 29 Oktober 2026, dari pukul 10.00 pagi hingga 17.30 sore, di Parkiran Dosen FKM USU, Jl. Universitas No. 32, Padang Bulan, Medan Baru, Kota Medan. Lokasinya terbuka untuk siapa saja pelajar, mahasiswa, orang tua, siapa pun yang haus akan inspirasi dan percaya bahwa perubahan besar selalu bermula dari satu langkah berani.

Kehadiran buku viral ini di bazar Dies Natalis bukan sekadar perayaan angka tahun. Ini adalah pertemuan yang luar biasa antara kisah inspiratif seorang anak desa dengan generasi muda yang sedang membangun masa depan di FKM USU. Di sana, kamu tidak hanya membawa pulang sebuah buku kamu membawa pulang keyakinan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Bahwa dari desa yang jauh, dari saku yang tipis, dari awal yang sederhana, seseorang bisa menembus batas dan memberi manfaat bagi ribu orang yang bahkan belum ia temui.

Jangan tunda langkahmu. Jangan biarkan alasan “nanti saja” membuatmu mendengar cerita orang lain yang lebih dulu mendapatkannya. Datanglah lebih awal ke stand kami di Dies Natalis ke-33 FKM USU, sapa penulisnya langsung, dan pastikan namamu tercatat sebelum kuota 200 pembeli terisi penuh. Informasi lebih lanjut dapat kamu peroleh melalui WhatsApp di nomor 0811 607 1127.

Dunia sedang menanti langkahmu di Dies Natalis FKM USU. Buku ini telah mengubah banyak hati siapa tahu, halaman-halamannya juga akan menjadi awal perubahan besar dalam hidupmu. Sampai jumpa di FKM USU. Jadilah salah satu dari 200 orang beruntung yang membawa pulang bukan hanya sebuah buku, tetapi harapan baru. Semangatmu dimulai dari keputusan yang kamu ambil hari ini.

 

 

Penulis

Redaksi

Reporter,Editor, Redaktur

Jendela Informasi Banten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *